The Boring Idul Fitri
Posted by t34t3r_ku | Filed under Uncategorized
“SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1430 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.”
Itulah kata-kata yang beberapa hari ini sering sekali gue dengar di telinga gue. Sampe-sampe bosen kuping gue dengernya. Bukanya apa-apa, bukan karena gue gak suka idul fitri ata gue bukan penganut Islam (sumpah gue dari dulu sampe sekarang masih beragama Islam n bertaqwa pada Allah, satu-satunya tuhan yang kupercaya). Tapi gue heran aja ma orang-orang kebanyakan, knapa sih minta maaf aja harus nunggu idul fitri? Kenapa gak dari kemarin2 aja. Kenapa harus berbondong-bondong kayak gini?
Masyarakat memang aneh buat q, atau karena pola pikir gue yg berbeda ma mreka? Banyak temen-temen yang anggap gue aneh, gila, unik, langka, dll. Tapi gue gek peduli.
Kembali ke topik, hari-hari besar seperti salah satunya hari lebaran, memang merupakan hari yang hebat karena bisa mengubah sifat semua orang selama 1 hari. Lihat aja, di hari lebaran orang-orang pasti semua berubah menjadi ramah, murah senyum, pemaaf, dll. Lha ntar kalau lebaran lewat, balik lagi ke sifat asli yang jarang senyum, pemarah, terlalu sibuk dengan pekerjaan, dll.
Kenapa ya, manusia tuh gampang banget kayaknya terbawa arus “TREN”? Mereka selalu mengikuti apa yang diikuti banyak orang lain tanpa pikir panjang terlebih dahulu. Tanpa memikirkan untung-ruginya buat diri mereka. Pusing pusing pusing, gue pusing memikirkan cara pikir manusia yang gak bisa gue ikuti/sebaliknya, cara pikir gue yang terlalu maju? I Don’t Know and I Don’t Want To Know.
My Hurt
Posted by t34t3r_ku | Filed under Uncategorized
Hari ini gue lagi gak karuan abizz (sbner’e dh dri kmrn2 sih). Gue gak pernah nyangka klo si bayi berpopok yg biasa dipanggil cupid bakalan nglepasin anak panahnya ke arah gue dan memberikan perih yang amat sangat yang sedang gue rasain sekarang (bukan, bukan perih gara2 sakit gigi).
Sekarang, gue sama sekali gak tau apa yang harus gue lakuin. Hanya ada satu hal yang sedang gue lakuin sekarang. Melupakan sejenak semua yang berhubungan dengan CINTA.
Seni Seni & Seni
Posted by t34t3r_ku | Filed under Uncategorized
Begitu banyak jenis-jenis seni yang berkambang di Indonesia, begitu banyak pula seniman yang berkecimpung di dalamnya. Termasuk gue yg ingin ikut masuk ke dalam dunia seni. Tapi sejauh mana seni berkembang di Indonesia? Sejauh apakah arti “seni” di Indonesia?
Jelas terlihat bahwa di negara kita tercinta yang gak kucinta ini, arti seni telah jauh dari seni yang sesungguhnya. Bahkan makna kata “artist” yang berarti seniman telah tercampur-aduk ratakan dengan kata selebritis yang jelas-jelas memiliki makna yang jauh berbeda. Entah apakah karena mereka terlalu awam, SDM Indonesia yang rendah, atau karena masyarakat di Indonesia yang terlalu bodoh hingga mudah dibodohi?
Bukankah setiap hari, masyarakat Indoesia selalu disuguhi oleh para seniman seperti aktris, aktor, musisi, dll yang slalu tampil di layar televisi 24 jam tiap hari? Tapi mengapa? Mengapa seni masih saja dipandang sebelah mata? Begitu banyak seniman-seniman berbakat yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia yang sampai sekarang masih dipandang sebelah mata.
Itulah Indonesia, sedeikit gambaran menyedihkan dari sebuah negara yang terlalu sibuk memikirkan ekonomi hingga melupakan seni. Baik itu seni -seni modern maupun seni-seni tradisional yang telah banyak terlantar. Seharusnya kita malu pada negara tetangga yang telah bersedia mengurusi kesenian yang telah kita telantarkan. Kita harusnya berterima kasih, bukan malah mencela dan menghina negara tetangga atas kesalahan kita sendiri.
Introspeksilah wahai Indonesia, merenunglah dan kembalilah angkat dan junjung tinggi seni di Indonesia. Maaf bila sekiranya dalam post ini ada salah kata yang menyinggung prasaan anda.
Salam Budaya !!!
My First Time Ngutak-Atik Blog
Posted by t34t3r_ku | Filed under Uncategorized
Salam perkenalan bagi yang mau mengenal saya. Ini pertama kalinya dalam hidupku mengenal dan mengutak-atik blog. Jadi mohon maaf bila blog saya ini masih sangat sederhana sekali.
Perkenalkan, saya adalah orang yang gak waras n gak gila yang punya masalah psikologi akan tetapi tertarik dengan psikologi. Untuk sementara cukup itu saja dari saya. Nantikan post selanjutnya bagi yang mau menantikan.
Ketipu Cewek Tua, Freaky Abizz
Posted by t34t3r_ku | Filed under Menggila
Minggu pertama puasa, waktu benar-benar masih terasa lama ya? Untuk mengatasinya, biasanya para anak-anak muda mencari kegiatan untuk menunggu waktu berbuka puasa yang biasa mereka sebut ngabuburit. Seperti halnya yang lain, gue juga nyoba cari kegiatan buat nunggu buka.
Hari itu hari ke-4 Ramadhan, cuaca masih sangat panas karena jam juga masih menunjukkan pukul 13.00. Pulang sekolah, gue ma temen gue gak ingin langsung pulang, melainkan mau cari kerjaan dulu sambil ngabuburit. Sepakat kami yang keduanya naik sepeda tiap hari akan keliling ke rumah-rumah teman-teman sekelas yang jaraknya lumayan lah buat men’capek’kan kaki-kaki kami.
Teriknya panas matahari saat itu tidaklah menciutkan semangat kami bersepeda. Hingga sampailah kami di persinggahan pertama. Tapi sayang, belum sempat kami singgah, sang pemilik rumah pergi untuk les. Berlanjutlah perjalanan kami hingga di suatu jalan kami dicegat seorang cewek tua yang biasa disebut dengan nama “nenek”.
“Nak, mau tanya, pantok di mana ya? Masih jauh nggak?”
“Pantok disana mbah, masih jauh”
“Nak, bisa anterin nenek gak? Nenek mau pulang, tolong lah anterin sampe pantok aja”, ucapan terakhir dari sang nenek telah membuatku luluh. Maka dengan sangat terpaksa, gue cuma bisa mengiyakan aja. Yak, karena teman gue pakai speda mini, jadi kita bertukar sepeda dan sang “nenek” yang tua dan lemah itupun kubonceng dengan sepeda mini temanku. Sangat terasa sekali saat tangan keriput si nenek melingkari dan menggrepe-grepe perutku dengan menggila. Bagai pasangan nan aneh dan sama sekali gak serasi, kemi melesat di jalan raya.
Beberapa ratus meter tak terasa, akhirnya kami tinggal beberapa meter sampai tujuan. Hampir lupa, tadi gue gak tanya dimana rumah si nenek. berlagak sok keren dengan berniat mengantar sampai rumah, gue tanya di mana rumahnya.
“Nek, rumahnya dimana?”
“Tambak”, dengan polosnya sang nenek menjawab pertanyaanku yang hampir bikin gue jantungan. Gue mikir “Bukannya tadi gue nganterin dari tambak? lho kok?”.
Beberapa detik gue habiskan dengan berpikir kebingungan sambil terus melaju. Tepat setelah gue selesai berpikir, sebuah sepeda motor berpenumpang mencegat gue. Ckiiittt, segera saja gue mengerem sepeda teman gue ini. Terlihat jelas seorang pemuda berperawakan kurus dan dengan wajah yang “gak” sangar turun dari motornya dan bertanya, “Dek, lagi ngapain kamu?”. Dengan polosnya gue jawab, “Ini mas, nganterin nenek ini, dia bilang mau pulang”.
“Wah dek, nenek itu pikun, sini biar gue yang anterin pulang”. Deg, jawaban terakhir lelaki bermotor itu mengejutkanku, pantesan aja gue bingung. Gue ketipu nenek-nenek pikun!!!
Kejadian itu akhirnya mengubah hidup gue. Karena sejak saat itu, gue jadi agak merinding kalau liat nenek-nenek di jalan. Hiiiii……… it’s so freaky !!!